Jumat, 10 Oktober 2014

Yesus dan Beelzebul

Jumat Biasa (H)
Gal. 3:7-14
Mzm. 111:1-2,3-4,5-6
Luk. 11 :27-28


Gal. 3:7-14

3:7 Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.
3:8 Dan Kitab Suci, yang sebelumnya mengetahui, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham: "Olehmu segala bangsa akan diberkati."
3:9 Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu.
3:10 Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat."
3:11 Dan bahwa tidak ada orang yang dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat adalah jelas, karena: "Orang yang benar akan hidup oleh iman."
3:12 Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya.
3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"
3:14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.

Luk. 11 :27-28

11:15 Tetapi ada di antara mereka yang berkata: "Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan."
11:16 Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia.
11:17 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.
11:18 Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Sebab kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.
11:19 Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.
11:20 Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
11:21 Apabila seorang yang kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri, maka amanlah segala miliknya.
11:22 Tetapi jika seorang yang lebih kuat dari padanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata, yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya.
11:23 Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan."
11:24 "Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tidak mendapatnya, ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu.
11:25 Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapi teratur.
11:26 Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula."


Yesus dan Beelzebul

Saudara terkasih, Yesus pada bacaan hari ini hendak menyatakan kuasa-Nya mampu mengusir setan. Kuasa-Nya yang berkaitan dengan hidup-Nya di dalam Allah. Tuduhan aneh dan lucu dari orang-orang Yahudi terbantahkan oleh jawaban Yesus yang menyatakan kalau kuasa Beelzebul di dalam Yesus untuk mengusir setan, mana ada setan mengusir anak buahnya sendiri. Perpecahan dan perselisihan di antara mereka, dan itu tidak akan mungkin terjadi.
Saudara terkasih, Yesus yang mampu mengusir setan dengan kuasa Allah hendak menyatakan kalau kerajaan Allah sudah datang. Kuasa Allah telah meraja di dunia ini. Keadaan aman hanya terjadi kalau ada penjaga yang kuat. Dalam hal ini orang kuat yang akan menjaga kita dari kuasa jahat adalah Yesus. Yesus menjaga kita demi selamat kita dari incaran setan yang mencari waktu dan tempat yang tepat. Namun, kita tidak boleh lupa bahwa kita juga harus membangun relasi dengan Allah yang selalu menawarkan Diri-Nya dengan cinta kasih-Nya yang begitu besar.
Saudara terkasih orang kuat dan kita juga turut kuat apabila kita selalu dalam kesatuan dengan-Nya dan menjadi manusia lemah jika jauh dari kesatuan dengan Allah.

Suadara terkasih, setan tidak pernah membiarkan kita lengah dan akan dengan segera diincar untuk diganggu dan digoda, Allah benteng kita akan mendampingi dan menguatkan kita agar tidak tergoda. Pilihan ada pada pihak kita, bagaimana kita mampu menghadapi semuanya di dalam Tuhan.BD.eLeSHa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar