Pw. S.
Hieronimus, ImPujG (P)
Za.
2:1-5,10-11a
Yer.
31:10,11-12ab,13
Luk.
9:43b-45
Za.
2:1-5,10-11a
2:1 Aku melayangkan mataku dan melihat: tampak seorang yang
memegang tali pengukur.
2:2 Lalu aku bertanya: "Ke manakah engkau ini pergi?"
Maka ia menjawab aku: "Ke Yerusalem, untuk mengukurnya, untuk melihat
berapa lebarnya dan panjangnya."
2:3 Dan sementara malaikat yang berbicara dengan aku itu maju ke
depan, majulah seorang malaikat lain mendekatinya,
2:4 yang diberi perintah: "Berlarilah, katakanlah kepada
orang muda yang di sana itu, demikian: Yerusalem akan tetap tinggal seperti
padang terbuka oleh karena banyaknya manusia dan hewan di dalamnya.
2:5 Dan Aku sendiri, demikianlah firman TUHAN, akan menjadi tembok
berapi baginya di sekelilingnya, dan Aku akan menjadi kemuliaan di
dalamnya."
2:10 Bersorak-sorailah dan bersukarialah, hai puteri Sion, sebab
sesungguhnya Aku datang dan diam di tengah-tengahmu, demikianlah firman TUHAN;
2:11 dan banyak bangsa akan menggabungkan diri kepada TUHAN pada
waktu itu dan akan menjadi umat-Ku dan Aku akan diam di tengah-tengahmu.
Luk.
9:43b-45
9:43a Maka takjublah semua orang itu karena kebesaran Allah.
9:43b Ketika semua orang itu masih heran karena segala yang
diperbuat-Nya itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya:
9:44 "Dengarlah dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak
Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia."
9:45 Mereka tidak mengerti perkataan itu, sebab artinya
tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya. Dan mereka
tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada-Nya.
Santo Hieronimus Emilianus, Pengaku Iman
Hieronimus Emilianus dikenal sebagai seorang panglima perang di
Kastelnuovo. Ketika Kastelnuovo jatuh ke tangan musuh, Hieronimus ditangkap dan
dipenjarakan di dalam sebuah sel bawah tanah yang dingin dan kotor.Kondisi
tempat itu sangat menyiksa. Namun justru di dalam sel itulah Hieronimus
menemukan suatu cahaya kehidupan yang baru yang mendekatkan dia kepada Allah.
Kesulitan dan kesengsaraan yang sedemikian hebat di dalam sel itu membawa dia
kepada suatu doa yang tulus kepada Bunda Maria: Bunda Maria, lindungilah aku
anakmu! Aku berjanji akan memperbaiki hidupku dan menyerahkan diriku seutuhnya
kepadamu. Hieronimus bertobat.
Doa singkat yang tulus
itu terkabulkan. Tak lama kemudian ia dapat meloloskan diri dari penjara itu
dan melarikan diri. Tatkala kedamaian telah kembali meliputi seluruh kota,
Hieronimus diangkat sebagai Wali kota Kastelnuovo pada tahun 1511. Tujuh tahun
kemudian ia ditabhiskan menjadi imam.
Sesuai dengan janjinya kepada Bunda Maria ketika berada di
penjara, Hieronimus membaktikan seluruh hidupnya kepada kepentingan Gereja dan
usaha-usaha karitatif seperti memelihara anak-anak yatim piatu, menampung
anak-anak gelandangan dan lain-lain. Dari Venesia, ia pergi ke Padua dan Verona.
Selanjutnya ia menjelajahi seluruh Italia Utara untuk mendirikan panti-panti
asuhan bagi anak-anak miskin dan terlantar.
Anak-anak itu diberi
pendidikan yang baik sesuai dengan bakat-bakatnya. Ada yang menempuh pendidikan
jurusan teknik, dan adapula yang memasuki sekolah umum. Dalam melaksanakan
karya besarnya itu, Hieronimus dibantu oleh empat orang pemuda. Bersama mereka,
Hieronimus mulai membentuk tarekatnya, yang disebut Tarekat Imam Imam Regulir
dari Somaska. Spiritualisme dan aturan-aturan khusus diciptakan agar ada suatu
ciri khas bagi tarekatnya itu. Ia mendirikan kolese kolese dan sebuah seminari
Menengah untuk mendidik calon-calon imam, Tuhan senantiasa memberkati karya
Hieronimus dengan berkat yang melimpah. Hieronimus meninggal dengan tenang pada
tahun 1537. Imankatolik.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar