Rabu
Biasa (H)
Sir.
36:1,4-5,10-17
Mzm.
79:8,9,11,13
Mrk.
10:32-45
Sir.
36:1,4-5,10-17
36:1 Kasihanilah kami hai
Penguasa, Allah semesta alam, dan pandangilah kami dan curahkanlah
kedahsyatan-Mu ke atas segala bangsa.
36:4 Maka Engkau akan
diketahui mereka seperti telah kami ketahui, bahwa tidak ada Allah kecuali
Engkau, ya Tuhan.
36:5 Hendaklah membaharui
tanda dan mengulang mujizat, memuliakan tangan-Mu serta lengan kanan-Mu.
36:10 Sudilah mengumpulkan
segala suku Yakub serta mengembalikan kepada mereka tanah pusakanya seperti
sediakala.
36:11 Kasihanilah umat yang
disebut menurut nama-Mu, yaitu Israel yang telah Kausamakan dengan anak sulung.
36:12 Kasihanilah kota-Mu
yang kudus, yaitu Yerusalem, kota tempat istirahat-Mu.
36:13 Penuhilah Sion dengan
pujian karena perbuatan-Mu yang perkasa, dan Bait-Mu dengan kemuliaan-Mu.
36:14 Berikanlah kesaksian
tentang makhluk-makhluk-Mu yang pada awal mula Kauciptakan, dan penuhilah
segala nubuat yang telah dibawakan atas nama-Mu.
36:15 Berikanlah ganjaran
kepada mereka yang menantikan Dikau, dan buktikanlah kebenaran segala nabi-Mu.
36:16 Ya Tuhan, dengarkanlah
doa hamba-hamba-Mu ini sesuai dengan berkat Harun atas umat-Mu.
36:17 Semoga semua penghuni
bumi ini mengakui, bahwa Engkaulah Tuhan, Allah kekal.
Mrk.
10:32-45
10:32 Yesus dan
murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem dan Yesus berjalan di
depan. Murid-murid merasa cemas dan juga orang-orang yang mengikuti Dia dari
belakang merasa takut. Sekali lagi Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan Ia
mulai mengatakan kepada mereka apa yang akan terjadi atas diri-Nya,
10:33 kata-Nya:
"Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada
imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman
mati. Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal
Allah,
10:34 dan Ia akan diolok-olokkan,
diludahi, disesah dan dibunuh, dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit."
10:35 Lalu Yakobus dan
Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya:
"Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan
kami!"
10:36 Jawab-Nya kepada
mereka: "Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?"
10:37 Lalu kata mereka:
"Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di
sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu."
10:38 Tetapi kata Yesus
kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum
cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus
Kuterima?"
10:39 Jawab mereka:
"Kami dapat." Yesus berkata kepada mereka: "Memang, kamu akan
meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus
Kuterima.
10:40 Tetapi hal duduk di
sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu
akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan."
10:41 Mendengar itu kesepuluh
murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes.
10:42 Tetapi Yesus memanggil
mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah
bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya
menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
10:43 Tidaklah demikian di
antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia
menjadi pelayanmu,
10:44 dan barangsiapa ingin
menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk
semuanya.
10:45 Karena Anak Manusia
juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan
nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
Permintaan
Yohanes dan Yakobus
Saudara terkasih, hari ini Gereja mengajak kita
untuk merenungkan sikap para murid. Bagaimana mereka sering salah tangkap dan
tidak mengerti akan kehendak dan pengajaran Yesus. Yesus yang menyatakan jalan
hidup-Nya adalah jalan salib, jalan penderitaan, mereka meminta kemuliaan. Yesus
melayani dan mereka hendak duduk di tempat istimewa atau minta dilayani.
Markus menyajikan bentuk ketidakmengertian ketika
urid terdekat, Petrus, Yohanes, dan Yakobus, bagaimana Petrus menolak derita
yang akan terjadi pada Yesus, Yohanes melarang orang yang mengusir setan dalam
nama Yesus, dan Yohanes bersama dengan Yakobus meminta kedudukan di sisi dan kanan
Dia. Apa yang emlatarbelakangi pemikiran mereka adalah budaya, masa lalu,
kebiasaan yang mana apa yang Yesus bawa merupakan hal yang sama sekali baru dan
berbeda dengan yang mereka imani dan percayai selama ini.
Saudara terkasih, kalau kita masih memiliki sikap
seperti mereka bertiga tentu manusiawi, kita perlu berserah pada Tuhan Allah
agar memberikan penerangan bagi kita, sehingga kita makin mengerti kehendak-Nya
dengan penuh kerendahan hati dan meningkatkan kualitas hidup beriman kita. Bagaimana
mengampuni, mengasihi, dan menerima kehendak Tuhan dengan penuh sukacita. Hal-hal
itu sering tidak mudah dan berat, namun bersama dengan Tuhan dan Kasih-Nya kita
akan mampu menghadapi dan menjalaninya. BD.eLeSHa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar