Senin, 03 Juni 2019

Tuhan pun Berdoa


MINGGU PASKAH VII (P)
Kis. 7:55-60
Mzm.97:1,2b,6,7c,9
Why. 22:12-14,16-17,20
Yoh. 16:20-26




Kis. 7:55-60

7:55 Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.
7:56 Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah."
7:57 Maka berteriak-teriaklah mereka dan sambil menutup telinga serentak menyerbu dia.
7:58 Mereka menyeret dia ke luar kota, lalu melemparinya. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki seorang muda yang bernama Saulus.
7:59 Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku."
7:60 Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia


Why. 22:12-14,16-17,20

22:12 "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.
22:13 Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir."
22:14 Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.
22:16 "Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang."
22:17 Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!
22:20 Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus


Yoh. 16:20-26

17:20 Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
17:22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
17:23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.
17:24 Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.
17:25 Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku;
17:26 dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka."




Tuhan pun Berdoa


Saudara terkasih, hari ini Bunda Gereja mengajak kita merenungkan bagaimana Tuhan Yesus itu memperkenalkan Bapa dengan  kasih-Nya yang tak terbatas itu. Satu hal penting lain yang tidak kalah pentingnya ialah, bagaimana Ia berdoa.
Sering menjadi kebingungan kita, bagaimana Tuhan kog berdoa, apalagi jika kita ditanya oleh saudara kita yang tidak mengimani Yesu. Itu bukan semata pertanyaan namun juga serangan untuk memojokkan. Sederhana, karena Yesus juga sepenuhnya manusia. Nah di sinilah posisi Tuhan Yesus berdoa kepada Bapa-Nya. Doa yang para murid bisa mengenal Bapa dan Yesus adalah satu. Satu di dalam kasih, satu di dalam karya, dan satu di dalam seluruhnya.
Saudara terkasih, Yesus mau mengajak para murid termasuk kita untuk semakin mengenal Diri-Nya juga mengenal Bapa.  Jika demikian, tidak akan adi lagi yang mengatakan Tuhannya orang Kristen itu tiga, atau Allahnya orang Kristen itu banyak. Jika mereka demikian, dan kita tidak paham kan celaka. Malah ketakutan dan ikut mereka. Berabe jika demikian.
Bagaimana Tuhan mengenalkan Bapa, Bapa-Nya kepada kita yang bukan siapa-siapa ini. kadang malah kita abai, ogah-ogahan, dan tidak memiliki antusiasme sama sekali untuk mengenal Bapa lebih dalam. merasa cukup dengan ibadat ini dan itu, asyik berziarah, namun tidak sampai kepada Bapa. Apa tandanya belum sampai kepada Bapa? Melakukan aktifitas rohani namun masih saja suka dunia, mengejar ziarah ke mana-mana, namun abai Misa. Pelayanan aktif menjadi ini dan itu, namun meninggalkan Misa sebelum waktunya usai. Melayani Ekaristi namun dengan pasangan masih saja berantem, dan banyak lagi daftar panjang yang bisa kita temukan sendiri.
Tuhan saja berdoa, mengapa kita merasa kuat dan tidak berdoa? Kuasa jahat membuat kita menjadi sombong, dan merasa kuat dan hebat. Datang kepada pusat Kasih itu sendiri, dibawa oleh Putera-Nya sendiri. Kurang apa coba kita ini, memiliki Tuhan sebaik Yesus yang membawa kepada Bapa-Nya.
Kasih-Nya tidak berkesudahan dan tidak berbatas. Kasih-Nya selalu ada untuk kita,
Jika Tuhan berdoa dan mengenalkan Bapa-Nya, kita pun bertugas yang sama, mengenalkan Yesus dan Bapa dengan hidup kita, perilaku kita, dan karya kita masing-masing. Karakter yang berjiwa Kristus patut kita bawa dalam seluruh hidup kita. Menampakkan citra Allah dalam dinamika hidup kita. BD.eLeSHa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar