Rabu, 05 Juli 2017

Identitas dan Kuasa Yesus

RABU BIASA PEKAN XIII (H)
Kej. 21:5,8-20
Mzr. 34:7-8,10-11,12-13
Mat. 8:28-34


Kej. 21:5,8-20

21:5 Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya.
21:8 Bertambah besarlah anak itu dan ia disapih, lalu Abraham mengadakan perjamuan besar pada hari Ishak disapih itu.
21:9 Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang main dengan Ishak, anaknya sendiri.
21:10 Berkatalah Sara kepada Abraham: "Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak."
21:11 Hal ini sangat menyebalkan Abraham oleh karena anaknya itu.
21:12 Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: "Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.
21:13 Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, karena ia pun anakmu."
21:14 Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba.
21:15 Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak,
21:16 dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: "Tidak tahan aku melihat anak itu mati." Sedang ia duduk di situ, menangislah ia dengan suara nyaring.
21:17 Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, kata-Nya kepadanya: "Apakah yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar suara anak itu dari tempat ia terbaring.
21:18 Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar."
21:19 Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum.
21:20 Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah.


Mat. 8:28-34

8:28 Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorang pun yang berani melalui jalan itu.
8:29 Dan mereka itu pun berteriak, katanya: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?"
8:30 Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang mencari makan.
8:31 Maka setan-setan itu meminta kepada-Nya, katanya: "Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu."
8:32 Yesus berkata kepada mereka: "Pergilah!" Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air.
8:33 Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan setibanya di kota, diceriterakannyalah segala sesuatu, juga tentang orang-orang yang kerasukan setan itu.
8:34 Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, mereka pun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka.



Identitas dan Kuasa Yesus

Saudara terkasih, kembali dikisahkan setan mengenali identitas Yesus. Siapa Yesus itu sebenarnya. Pertama kali dikisahkan setan mengenali Yesus ketika pencobaan padang gurun. Mereka datang untuk mencoba seberapa Yesus itu. Kali ini mereka sudah tahu dan merasa minder, inferior, dan mengatakan jika Engkau menghendaki pergi, suruhlah kami.....
Mereka, setan saja tahu, siapa Yesus. Pribadi, identitas Yesus, dan kuasa Yesus. Mereka tidak lagi-laggi berani mencobai Yesus, mereka langsung tahu apa yang mereka inginkan, dan yang akan  Yesus turuti. Apa yang disampaikan sebenarnya adalah kisah mukjizat penyembuhan dua orang yang kerasukan.
Sisi menonjol dan fokus justru ada pada Yesus dan setan. Menarik untuk direnungkan adalah, bagaimana setan yang biasanya merajalela, berkuasa, main perintah dan sandera kali ini mati kutu. Kuasa Yesus yang besar yang bisa mengalahkan mereka. Kuasa Yesus yang bisa mengatasi keberadaan mereka. Jika demikian siapakah Yesus? Itulah tugas kita mengenal dan mengerti siapa Yesus secara personal. Bersama dengan bimbingan Roh Kudus kita bisa memahami Yesus secara utuh. BD.eLeSHa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar