Minggu, 22 November 2015

Raja Semesta Alam

HARI RAYA TUHAN KITA KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM (P)
Dan. 7:13-14
Mzm. 93:1ab,1c-2, 5
Why. 1:5-8
Yoh. 8:33b-37


Dan. 7:13-14

7:13 Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya.
7:14 Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.

Why. 1:5-8

1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya --
1:6 dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, -- bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.
1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.
1:8 "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa."

Yoh. 8:33b-37

8:33 Jawab mereka: "Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapa pun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?"
8:34 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.
8:35 Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah.
8:36 Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka."
8:37 "Aku tahu, bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha untuk membunuh Aku karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu.


Raja Semesta Alam

Saudara terkasih, hari ini kita merayakan Kristus Raja Semesta Alam. Secara liturgis kita akan menutup tahun liturgi B/I dan pada Minggu depan sebagai hari Minggu Adven I sebagai pembukaan tahun liturgi C/II. Kita sebagai umat Gereja Katolik memiliki kalender liturgi yang sama seluruh dunia, oleh karena itu, menarik kiranya kita bisa memahami ini dengan baik. Misa di gereja, kota, bahkan bangsa manapun bacaannya akan sama persis. Tidak ada yang berbeda. Kali ini kita menutup tahun liturgi dan kita bukan pada Minggu mendatang.
Bacaan kita kali ini  secara khusus hendak mengupas betapa tidak mudahnya orang untuk percaya kepada Yesus. Orang yang beriman karena tanda memiliki kelemahan dan kesulitan tersendiri, dan itu yang tidak dikehendaki oleh Tuhan. Kita hendaknya percaya kepada Tuhan bukan karena tindakan besar yang dilakukan, karena kalau demikian bisa saja kuasa gelap yang menggoda kita dengan perbuatannya. Berbeda ketika kita mengenal dan tahu siapa Tuhan itu dengan baik. Tanda hanyalah sarana untuk dekat kepada Tuhan, ketika kita lebih percaya pada tanda kita bisa kecewa dan melepaskan Tuhan karena harapan kita melalui tanda itu tidak terwujud.
Saudara terkasih, kemerdekaan itu merupakan sebuah rahmat yang luar biasa besar. Belum lagi hadiah dan rahmat itu berupa hidup kekal dan abadi.

Pekan terakhir sebelum kita menantikan Tuhan yang akan kita kenang dan rayakan dalam Natal, kita layak untuk makin bertobat dan memeriksa diri agar menemukan Tuhan di hari Natal dengan hati yang damai dan penuh sukacita.BD.eLeSHa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar