Senin, 28 September 2015

Siapa yang Terbesar

Senin Biasa Pekan XXVI (H)
Za. 8:1-8
Mzm. 102:16-18,19-21,29,22-23
Luk. 9:46-50


Za. 8:1-8

8:1 Datanglah firman TUHAN semesta alam, bunyinya:
8:2 "Beginilah firman TUHAN semesta alam: Aku berusaha untuk Sion dengan kegiatan yang besar dan dengan kehangatan amarah yang besar.
8:3 Beginilah firman TUHAN: Aku akan kembali ke Sion dan akan diam di tengah-tengah Yerusalem. Yerusalem akan disebut Kota Setia, dan gunung TUHAN semesta alam akan disebut Gunung Kudus.
8:4 Beginilah firman TUHAN semesta alam: Akan ada lagi kakek-kakek dan nenek-nenek duduk di jalan-jalan Yerusalem, masing-masing memegang tongkat karena lanjut usianya.
8:5 Dan jalan-jalan kota itu akan penuh dengan anak laki-laki dan anak perempuan yang bermain-main di situ.
8:6 Beginilah firman TUHAN semesta alam: Kalau pada waktu itu sisa-sisa bangsa ini menganggap hal itu ajaib, apakah Aku akan menganggapnya ajaib? demikianlah firman TUHAN semesta alam.
8:7 Beginilah firman TUHAN semesta alam: Sesungguhnya, Aku menyelamatkan umat-Ku dari tempat terbitnya matahari sampai kepada tempat terbenamnya,
8:8 dan Aku akan membawa mereka pulang, supaya mereka diam di tengah-tengah Yerusalem. Maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allah mereka dalam kesetiaan dan kebenaran."


Luk. 9:46-50

9:46 Maka timbullah pertengkaran di antara murid-murid Yesus tentang siapakah yang terbesar di antara mereka.
9:47 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka. Karena itu Ia mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di samping-Nya,
9:48 dan berkata kepada mereka: "Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku. Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar."
9:49 Yohanes berkata: "Guru, kami lihat seorang mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita."
9:50 Yesus berkata kepadanya: "Jangan kamu cegah, sebab barangsiapa tidak melawan kamu, ia ada di pihak kamu."



Siapa yang Terbesar

Saudara terkasih, beberapa saat sebelumnya, Yesus baru saja berbicara mengenai derita yang akan IA tanggungkan. Ia akan menderita di tangan manusia, namun malah para murid menjawab dalam kebingungan mereka, soal siapa yang terbesar di antara mereka. Bisik-bisik karena pemikiran mereka yang tidak bisa menerima gagasan Mesianisme yang menderita. Permintaan Yesus untuk para murid agar menyangkal diri justru berjawab dengan pertikaian soal siapa yang lebih besar.
Siapa yang paling besar, paling hebat, dan paling unggul adalah seperti kata Yesus yang menyatakan siapa di antara mereka yang paling besar. Paling besar adalah yang paling kecil di antara mereka. Berkaitan dengan menyambut-Nya, dan perumpamaan soal anak kecil.
Soal kedua, adalah sangat wajar terjadi secara manusiawi, di mana eksklusif dan egois itu mewarnai hati dan pikiran kita. Murid juga merasa heran ketika ada orang lainn menyatakan diri dalam kuasa yesus untuk mengusir setan. Lihat bagaimana kemanusiaan para murid demikian besar. Setelah bertengkar soal siapa yang terbesar, kali ini meributkan anugerah yang diterima orang lain. Keakuan masih begiru kuat dan menonjol.

Saudara terkasih, sering kita berpikir sangat sempit dan egosektoral, tidak ada apa-apanya di luar sana, orang lain tidak boleh sama dengan kita, dan milik kita tidak boleh orang lain memiliki yang sama. Bagaimana sikap kanak-kanak iman para murid diajar oleh Yesus agar semakin berubah dan berkembang menjadi lebih baik lagi dan lagi.BD.eLeSHa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar