Pw.
S. Yohanes Maria Vianney, Im. (P)
Bil.
12:1-13
Mzm.
51:3-4,5-6a,6bc-7,12-13
Mat.
14:22-36
Bil.
12:1-13
12:1 Miryam serta Harun
mengatai Musa berkenaan dengan perempuan Kush yang diambilnya, sebab memang ia
telah mengambil seorang perempuan Kush.
12:2 Kata mereka:
"Sungguhkah TUHAN berfirman dengan perantaraan Musa saja? Bukankah dengan
perantaraan kita juga Ia berfirman?" Dan kedengaranlah hal itu kepada
TUHAN.
12:3 Adapun Musa ialah
seorang yang sangat lembut hatinya, lebih dari setiap manusia yang di atas muka
bumi.
12:4 Lalu berfirmanlah TUHAN
dengan tiba-tiba kepada Musa, Harun dan Miryam: "Keluarlah kamu bertiga ke
Kemah Pertemuan." Maka keluarlah mereka bertiga.
12:5 Lalu turunlah TUHAN
dalam tiang awan, dan berdiri di pintu kemah itu, lalu memanggil Harun dan
Miryam; maka tampillah mereka keduanya.
12:6 Lalu berfirmanlah Ia:
"Dengarlah firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku,
TUHAN menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia
dalam mimpi.
12:7 Bukan demikian hamba-Ku
Musa, seorang yang setia dalam segenap rumah-Ku.
12:8 Berhadap-hadapan Aku
berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang
rupa TUHAN. Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?"
12:9 Sebab itu bangkitlah
murka TUHAN terhadap mereka, lalu pergilah Ia.
12:10 Dan ketika awan telah
naik dari atas kemah, maka tampaklah Miryam kena kusta, putih seperti salju;
ketika Harun berpaling kepada Miryam, maka dilihatnya, bahwa dia kena kusta!
12:11 Lalu kata Harun kepada
Musa: "Ah tuanku, janganlah kiranya timpakan kepada kami dosa ini, yang
kami perbuat dalam kebodohan kami.
12:12 Janganlah kiranya
dibiarkan dia sebagai anak gugur, yang pada waktu keluar dari kandungan ibunya
sudah setengah busuk dagingnya."
12:13 Lalu berserulah Musa
kepada TUHAN: "Ya Allah, sembuhkanlah kiranya dia."
Mat.
14:22-36
14:22 Sesudah itu Yesus
segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan mendahului-Nya ke
seberang, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang.
14:23 Dan setelah orang
banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang
diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ.
14:24 Perahu murid-murid-Nya
sudah beberapa mil jauhnya dari pantai dan diombang-ambingkan gelombang, karena
angin sakal.
14:25 Kira-kira jam tiga
malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air.
14:26 Ketika murid-murid-Nya
melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu
hantu!", lalu berteriak-teriak karena takut.
14:27 Tetapi segera Yesus
berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"
14:28 Lalu Petrus berseru dan
menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu
berjalan di atas air."
14:29 Kata Yesus:
"Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air
mendapatkan Yesus.
14:30 Tetapi ketika dirasanya
tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan,
tolonglah aku!"
14:31 Segera Yesus
mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang
percaya, mengapa engkau bimbang?"
14:32 Lalu mereka naik ke
perahu dan angin pun redalah.
14:33 Dan orang-orang yang
ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak
Allah."
14:34 Setibanya di seberang
mereka mendarat di Genesaret.
14:35 Ketika Yesus dikenal oleh
orang-orang di tempat itu, mereka memberitahukannya ke seluruh daerah itu. Maka
semua orang yang sakit dibawa kepada-Nya.
14:36 Mereka memohon supaya
diperkenankan menjamah jumbai jubah-Nya. Dan semua orang yang menjamah-Nya
menjadi sembuh.
Yesus
Berjalan Di Atas Permukaan Air
Saudara terkasih, hari ini Bunda Gereja mengajak
kita merenungkan bagaimana kuasa Yesus untuk membuat mukjizat mengandaikan
adanya iman sebagai tanggapan sepadan dari umat dan pendengar-Nya. Ada pula
mengenai pengenalan akan Pribadi Yesus.
Peristiwa pertama mengenai Tuhan yang berjalan di
atas air. Bagaimana tindakan besar itu terjadi di depan para murid, bukan hanya
pendengar atau pengikut biasa, para murid. Ternyata mereka tidak mengenal DIA,
malah menyangka Ia adalah hantu, Tuhan dan hantu memang mirip-mirip, maka
banyak di antara kita lebih takut pada hantu dan suka untuk mengikutinya. Apa yang
dilakukan oleh Yesus dengan meminta Petrus datang kepada-Nya adalah perbuatan
besar. Pihak Petrus perlu memberikan tanggapan sepadan, namun ia justru kurang
percaya dan akhirnya jatuh ke dalam air. Apa yang dilakukan Yesus belum
menerima jawaban dan tanggapan yang semestinya, orang sekarang menamainya belum
klik atau chemistri-nya belum ketemu.
Pengenalan akan DIRINYA. Tuhan malah dikenali
sebagai hantu, keterlaluan juga para murid ini, namun sering kita juga salah
mengerti siapakah DIA. Ilmu pengetahuan, permenungan, atau bacaan sebagai sumber
kita, sering dipakai kuasa jahat untuk membelokkan apa yang seharusnya kita
kenali. Pelan namun pasti kita jatuh dalam keterpisahan, seperti Petrus masuk
ke air. Tuhan kembali mengambil peran dengan menyatakan DIRINYA. Para murid
dapat sampai kepada Tuhan dan mengenai, Sesungguhnya
Engkau Anak Allah.
Apa yang Yesus lakukan ialah menyatakan Diri,
membuat perbuatan besar, memperoleh tanggapan, dan pengenalan yang baik dari
umat beriman. Inisiatif selalu dari Tuhan dan kita selayaknya untuk memberikan
tanggapan sepantasnya dan akan memperoleh hasil seperti apa yang Tuhan
kehendaki. Bagaimana orang-orang sakit datang dan mendepatkan kesembuhan dengan
hanya menyentuh jumbai jubah-Nya. Jumbai jubah-Nya saja begitu besar kuasanya
apalagi Pribadi-Nya.BD.eLeSHa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar