Selasa, 04 Agustus 2015

Yesus Berjalan Di Atas Permukaan Air

Pw. S. Yohanes Maria Vianney, Im. (P)
Bil. 12:1-13
Mzm. 51:3-4,5-6a,6bc-7,12-13
Mat. 14:22-36


Bil. 12:1-13

12:1 Miryam serta Harun mengatai Musa berkenaan dengan perempuan Kush yang diambilnya, sebab memang ia telah mengambil seorang perempuan Kush.
12:2 Kata mereka: "Sungguhkah TUHAN berfirman dengan perantaraan Musa saja? Bukankah dengan perantaraan kita juga Ia berfirman?" Dan kedengaranlah hal itu kepada TUHAN.
12:3 Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya, lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi.
12:4 Lalu berfirmanlah TUHAN dengan tiba-tiba kepada Musa, Harun dan Miryam: "Keluarlah kamu bertiga ke Kemah Pertemuan." Maka keluarlah mereka bertiga.
12:5 Lalu turunlah TUHAN dalam tiang awan, dan berdiri di pintu kemah itu, lalu memanggil Harun dan Miryam; maka tampillah mereka keduanya.
12:6 Lalu berfirmanlah Ia: "Dengarlah firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku, TUHAN menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi.
12:7 Bukan demikian hamba-Ku Musa, seorang yang setia dalam segenap rumah-Ku.
12:8 Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa TUHAN. Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?"
12:9 Sebab itu bangkitlah murka TUHAN terhadap mereka, lalu pergilah Ia.
12:10 Dan ketika awan telah naik dari atas kemah, maka tampaklah Miryam kena kusta, putih seperti salju; ketika Harun berpaling kepada Miryam, maka dilihatnya, bahwa dia kena kusta!
12:11 Lalu kata Harun kepada Musa: "Ah tuanku, janganlah kiranya timpakan kepada kami dosa ini, yang kami perbuat dalam kebodohan kami.
12:12 Janganlah kiranya dibiarkan dia sebagai anak gugur, yang pada waktu keluar dari kandungan ibunya sudah setengah busuk dagingnya."
12:13 Lalu berserulah Musa kepada TUHAN: "Ya Allah, sembuhkanlah kiranya dia."


Mat. 14:22-36

14:22 Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan mendahului-Nya ke seberang, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang.
14:23 Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ.
14:24 Perahu murid-murid-Nya sudah beberapa mil jauhnya dari pantai dan diombang-ambingkan gelombang, karena angin sakal.
14:25 Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air.
14:26 Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu hantu!", lalu berteriak-teriak karena takut.
14:27 Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"
14:28 Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air."
14:29 Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
14:30 Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"
14:31 Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"
14:32 Lalu mereka naik ke perahu dan angin pun redalah.
14:33 Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah."
14:34 Setibanya di seberang mereka mendarat di Genesaret.
14:35 Ketika Yesus dikenal oleh orang-orang di tempat itu, mereka memberitahukannya ke seluruh daerah itu. Maka semua orang yang sakit dibawa kepada-Nya.
14:36 Mereka memohon supaya diperkenankan menjamah jumbai jubah-Nya. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.




Yesus Berjalan Di Atas Permukaan Air

Saudara terkasih, hari ini Bunda Gereja mengajak kita merenungkan bagaimana kuasa Yesus untuk membuat mukjizat mengandaikan adanya iman sebagai tanggapan sepadan dari umat dan pendengar-Nya. Ada pula mengenai pengenalan akan Pribadi Yesus.
Peristiwa pertama mengenai Tuhan yang berjalan di atas air. Bagaimana tindakan besar itu terjadi di depan para murid, bukan hanya pendengar atau pengikut biasa, para murid. Ternyata mereka tidak mengenal DIA, malah menyangka Ia adalah hantu, Tuhan dan hantu memang mirip-mirip, maka banyak di antara kita lebih takut pada hantu dan suka untuk mengikutinya. Apa yang dilakukan oleh Yesus dengan meminta Petrus datang kepada-Nya adalah perbuatan besar. Pihak Petrus perlu memberikan tanggapan sepadan, namun ia justru kurang percaya dan akhirnya jatuh ke dalam air. Apa yang dilakukan Yesus belum menerima jawaban dan tanggapan yang semestinya, orang sekarang menamainya belum klik atau chemistri-nya belum ketemu.
Pengenalan akan DIRINYA. Tuhan malah dikenali sebagai hantu, keterlaluan juga para murid ini, namun sering kita juga salah mengerti siapakah DIA. Ilmu pengetahuan, permenungan, atau bacaan sebagai sumber kita, sering dipakai kuasa jahat untuk membelokkan apa yang seharusnya kita kenali. Pelan namun pasti kita jatuh dalam keterpisahan, seperti Petrus masuk ke air. Tuhan kembali mengambil peran dengan menyatakan DIRINYA. Para murid dapat sampai kepada Tuhan dan mengenai, Sesungguhnya Engkau Anak Allah.
Apa yang Yesus lakukan ialah menyatakan Diri, membuat perbuatan besar, memperoleh tanggapan, dan pengenalan yang baik dari umat beriman. Inisiatif selalu dari Tuhan dan kita selayaknya untuk memberikan tanggapan sepantasnya dan akan memperoleh hasil seperti apa yang Tuhan kehendaki. Bagaimana orang-orang sakit datang dan mendepatkan kesembuhan dengan hanya menyentuh jumbai jubah-Nya. Jumbai jubah-Nya saja begitu besar kuasanya apalagi Pribadi-Nya.BD.eLeSHa.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar