Jumat
Biasa (H)
Gal.
3:7-14
Mzm.
111:1-2,3-4,5-6
Luk.
11 :27-28
Gal.
3:7-14
3:7 Jadi kamu lihat, bahwa
mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.
3:8 Dan Kitab Suci, yang
sebelumnya mengetahui, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh
karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham:
"Olehmu segala bangsa akan diberkati."
3:9 Jadi mereka yang hidup
dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman
itu.
3:10 Karena semua orang, yang
hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis:
"Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis
dalam kitab hukum Taurat."
3:11 Dan bahwa tidak ada
orang yang dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat adalah
jelas, karena: "Orang yang benar akan hidup oleh iman."
3:12 Tetapi dasar hukum
Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya.
3:13 Kristus telah menebus
kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada
tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"
3:14 Yesus Kristus telah
membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa
lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.
Luk.
11 :27-28
11:15 Tetapi ada di antara
mereka yang berkata: "Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu
setan."
11:16 Ada pula yang meminta
suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia.
11:17 Tetapi Yesus mengetahui
pikiran mereka lalu berkata: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti
binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.
11:18 Jikalau Iblis itu juga
terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat
bertahan? Sebab kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.
11:19 Jadi jika Aku mengusir
setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu
mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.
11:20 Tetapi jika Aku
mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah
datang kepadamu.
11:21 Apabila seorang yang
kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri, maka amanlah segala
miliknya.
11:22 Tetapi jika seorang
yang lebih kuat dari padanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan
merampas perlengkapan senjata, yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan
rampasannya.
11:23 Siapa tidak bersama
Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia
mencerai-beraikan."
11:24 "Apabila roh jahat
keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari
perhentian, dan karena ia tidak mendapatnya, ia berkata: Aku akan kembali ke
rumah yang telah kutinggalkan itu.
11:25 Maka pergilah ia dan
mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapi teratur.
11:26 Lalu ia keluar dan
mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan
berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada
keadaannya semula."
Yesus
dan Beelzebul
Saudara terkasih, Yesus pada bacaan hari ini hendak
menyatakan kuasa-Nya mampu mengusir setan. Kuasa-Nya yang berkaitan dengan
hidup-Nya di dalam Allah. Tuduhan aneh dan lucu dari orang-orang Yahudi
terbantahkan oleh jawaban Yesus yang menyatakan kalau kuasa Beelzebul di dalam
Yesus untuk mengusir setan, mana ada setan mengusir anak buahnya sendiri.
Perpecahan dan perselisihan di antara mereka, dan itu tidak akan mungkin
terjadi.
Saudara terkasih, Yesus yang mampu mengusir setan
dengan kuasa Allah hendak menyatakan kalau kerajaan Allah sudah datang. Kuasa
Allah telah meraja di dunia ini. Keadaan aman hanya terjadi kalau ada penjaga
yang kuat. Dalam hal ini orang kuat yang akan menjaga kita dari kuasa jahat
adalah Yesus. Yesus menjaga kita demi selamat kita dari incaran setan yang
mencari waktu dan tempat yang tepat. Namun, kita tidak boleh lupa bahwa kita
juga harus membangun relasi dengan Allah yang selalu menawarkan Diri-Nya dengan
cinta kasih-Nya yang begitu besar.
Saudara terkasih orang kuat dan kita juga turut
kuat apabila kita selalu dalam kesatuan dengan-Nya dan menjadi manusia lemah
jika jauh dari kesatuan dengan Allah.
Suadara terkasih, setan tidak pernah membiarkan
kita lengah dan akan dengan segera diincar untuk diganggu dan digoda, Allah
benteng kita akan mendampingi dan menguatkan kita agar tidak tergoda. Pilihan
ada pada pihak kita, bagaimana kita mampu menghadapi semuanya di dalam Tuhan.BD.eLeSHa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar